Maryamah Karpov

karpov

Seperti yang telah saya prediksi sebelumnya, bahwa buku terakhir dari tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, Maryamah Karpov, bakal keluar setelah Film layar lebarnya rampung ditayangkan di Bioskop. Bagaimanapun juga ini bagian dari strategi bisnis, pihak penerbit dapat dipastikan bakal meraup keuntungan lebih kala para Andreanis sedang menggebu dan semangatnya akibat visualisasi yang indah dari tontonan yang disajikan dalam Film Laskar Pelangi.

Andrea Hirata pantas dijadikan salah satu sosok fenomenal dalam dunia sastra kita, karyanya memiliki nilai tersendiri. Meski diakuinya tidak memiliki ilmu sastra, namun karyanya memiliki nilai tersendiri. Bagi kebanyakan orang yang telah mencicipi lezatnya karya Andrea seolah mendapatkan seribu macam inspirasi, setidaknya inspirasi untuk berprestasi melalui sebuah karya.

Pada saat tulisan ini di posting, saya belum menamatkannya hingga tanda baca terakhir dalam buku Maryamah tersebut. Namun kerinduan saya terhadap gaya tulisan sang penulis mulai terobati. Gaya bahasanya tetap sama, diselingi oleh guyonan khas Andrea dan istilah-istilah yang belum saya kenal sebelumnya. Inilah yang saya suka dari tulisannya, anda sudah membacanya ?

Berikut saya ambil Sinopsis dan Nukilan dari buku tersebut yang saya comot dari blog Andrea :

Nukilan (cuplikan)

“Jika dulu aku tak menegakkan sumpah untuk sekolah setinggi tingginnya demi martabat ayahku,aku dapat melihat diriku dengan terang sore ini: sedang berdiri dengan tubuh hitam kumal, yang kelihatan hanya mataku, memegang sekop dengan gunungan timah, mengumpulkan nafas, menghela tenaga, mencedokinya dari pukul delapan pagi sampai maghrib, menggantikan tugas ayahku, yang dulu menggantikan tugas ayahnya. Aku menolak semua itu! Aku menolak perlakuan nasib pada ayahku dan kepada kaumku. Tuhan telah memeluk mimpiku, atas nama harkat kaumku, martabat ayahku, kurasakan dalam aliran darahku, saat nasib membuktikan sifatnya yang hakiki bahwa ia akan memihak kepada para pemberani”

Sinopsis

Keberanian dan keteguhan hati telah membawa ikal pada banyak tempat dan peristiwa. Sudut-sudut dunia telah dia kunjungi A Ling. Apa pun ikal lakukan demi perempuan itu. Keberaniannya ditantang ketika tanda-tanda keberadaan A Ling tampak. Dia tetap mencari, meski tanda-tanda itu masih samar. Dapatkah keduanya bertemu kembali? Novel ini menceritakan semua hal tentang Laskar Pelangi, A Ling, Arai, Lintang, dan beberapa tokoh dalam cerita sebelumnya. Tetap dengan sihir kata-katanya, Anda akan dibawa Andrea pada kisah yang menakjubkan sekaligus mengharukan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: