Kang Mamat dan dukun Kampung

Pernahkan melihat iklan paranormal yang menawarkan jasanya di televisi ? Pastinya ! ada yang nyuruh ketik reg_(spasi)manjur, ada yang nyuruh ketik reg_(spasi)primbon,dan kirim ke sekian-sekian……….

Kalau ngelihat iklan model gini saya jadi teringat sama cerita teman saya kang Mamat yang asli Subang sono…….., ceritanya begini :

Kang Mamat ini waktu kecilnya memang bandel banget, salah satunya suka nyolongin ayam peliharaan Mbah-nya. Nggak Cuma ayam yang udah gede aja ….., telornya pun juga diembat.

Kelakuan Kang-Mamat ini ternyata tidak diketahui oleh si-Embah, beliau mengira ayam-ayam itu hilang dicuri orang atau dimakan musang. Hingga sampai suatu hari si-Embah udah nggak bisa mentolerir lagi kerugian atas hilangnya ayam-ayam itu.

Akhirnya si-Embah berniat mencari tahu siapa pelaku pencuri ayam dan telor miliknya kepada Ki Dukun tersohor di kampung itu. Niat ini pun ia sampaikan kepada Kang -Mamat, bahkan beliau meminta bantuan si-Mamat mengantarkannya ke rumah Ki Dukun.

Dag….dig……dug………., jantung Kang – Mamat berdetak dengan irama cepat tanpa ketukan yang beraturan. Keringat dinginnya pun mengucur deras takut ketahuan, maklum saja Ki Dukun adalah “orang pintar” tersohor yang sangat disegani dikampungnya. Bagaimana kalau perbuatannya selama ini diketahui oleh si-Embah, bisa dipasung seumur hidup nanti.

Dengan menaiki sepeda kumbang berangkatlah kedua anak-beranak ini ke rumah Ki Dukun. Selama perjalanan tak henti-hentinya Kang – Mamat berkomat-kamit memohon keajaiban kepada Tuhan supaya pertemuan antara pasien dan dukun ini terhalangi.

Sayang Tuhan berkehendak lain, kedua manusia yang saling membutuhkan ini pun bertemu juga, Ki-Dukun langsung yang membuka pintu yang diketuk oleh si-Embah. Setelah menyampaikan maksud yang dituju, KI-Dukun langsung berkomat-kamit diatas sebuah gelas yang diisi air dari kendi. Was…. Wes……….wos, tiba-tiba mata Ki-Dukun belalak tegang seolah melihat hantu jeruk perut di dalam gelas itu.

“Begini ya cu……….., sebenarnya pencuri ayam kamu itu bukan orang jauh….”, kata Ki-Dukun memecah keheningan……, Glek….glek…….. si-Mamat menelan ludahnya, jantungnya makin cepat berdegup….., ingin rasanya ia mengaku saja……………

“Orang itu tinggal sekitar seratus…… atau dua ratus meter dari rumahmu”

“DuAAArrRR” …………..,

Kang – Mamat hampir saja jatuh pingsan, tebakan si dukun SALAH BESAR !

Dan sejak saat itu dia nggak percaya lagi yang namanya Dukun, Paranormal, atau orang pintar……, “semua itu Pembohong !!!” katanya.

Kang Mamat sekarang benci banget sama yang namanya perdukunan, udah musyrik, memfitnah orang pula lagi. Dunia akhirat merugi ……..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: