Orang Miskin dilarang Sekolah

Mungkin slogan Orang Miskin dilarang Sekolah harus benar-benar dibakukan saja ! Bayangkan jika untuk masuk ke Sekolah negeri saja harus mengeluarkan biaya jutaan rupiah. Mungkin saat ini saya (pribadi) belum begitu mempersoalkannya, namun kalau sekarang saja nilainya sudah begitu tinggi, entah berapa lagi biaya yang harus dikeluarkan ketika Aisyah (anak saya) mulai menginjak bangku sekolah ?

Ini juga yang dikeluhkan beberapa teman yang akan memasukkan anaknya ke bangku Sekolah. Bahkan dari informasi yang saya dengar (langsung dari seorang teman yang akan memasukkan adiknya ke bangku SMA) sebuah SMA Negeri di Tangerang (Bukan Jakarta loh) mencantumkan biaya masuk hingga Rp. 6,5 Juta rupiah !!!

Padahal seringkali kita dengar program-program yang disuarakan oleh pemerintah mengenai pendidikan murah, namun realisasinya tetap saja mahal !!! Atau entahlah apakah nilai 6,5 juta merupakan nilai yang murah bagi masyarakat kita saat ini, yang mayoritas justru kemampuan ekonominya makin melemah ?

Saya yakin biaya resmi yang ditetapkan tidak setinggi itu, namun dengan dalih biaya-biaya lainnya seperti uang bangunan, seragam, buku-buku dan sebagainya maka biaya menjadi melambung demikian tingginya. Beginilah jadinya bila pendidikan dijadikan komoditi yang menguntungkan oleh pengelolanya. Siapa “Tikus Gemuk” dibelakang ini? Pemerintah sudah saatnya menertibkan dan berperan aktif, agar masyarakat mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak, bermutu, dan murah.

Siapa pun berhak untuk mendapatkannya, termasuk anda !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: