Sejak kelahiran putri pertama, saya baru mengetahui bahwa tenaga medis tidak lagi melayani khitan atau sunat bagi bayi perempuan. Mereka mengaku ini merupakan instruksi dari Departemen Kesehatan, atas dasar apa instruksi itu dikeluarkan ? betulkah bila perempuan yang disunat akan menderita penyakit tertentu dikemudian hari bahkan kehidupan seksnya akan terganggu kelak dewasa nanti ? [...]
DIarsipkan di bawah: Personal, Polemik, Sosial | 1 Komentar »





